SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI

Jumat, 16 April 2010

KAFEIN ANTI KANTUK

Kafein merupakan senyawa kimia alkaloid yang terkandung dalam teh (1-4.8%), kopi (1-1.5%), dan biji kola (2.7-3.6%). Selain itu, kafein juga terdapat dalam coklat, energy drink, maupun obat-obatan.
Kafein merupakan golongan xanthin yang bekerja pada saraf pusat, otot (termasuk otot jantung) dan ginjal. Pengaruh pada sistem saraf pusat meningkatkan aktifitas mental dan tidak mengantuk. Tak heran jika kafein banyak digunakan oleh para pelajar maupun para netter tanpa menyadari efek samping ketergantungannya.

Efek ketergantungan (kecanduan) dapat timbul jika mengkonsumsi kafein sebanyak 600mg (5-6 cangkir kopi 150ml) perhari selama 10-15 hari. Dari gejala Ketagihan yang ringan orang akan mengalami sakit kepala di pagi hari, sekitar 12-16 jam setelah mengkonsumsi kopi.
Efek negatif lain setelah mengkonsumsi kafein dalam jangka panjang yaitu meningkatkan resiko darah tinggi/jantung, ginjal, gula, stroke, dan keguguran janin. Sehingga penderita penyakit tersebut disarankan untuk tidak mengkonsumsi minuman yang berkafein.
Tapi, dengan kenyataan tersebut kita tak perlu takut karena masih ada efek yang menguntungkan, yang penting adalah bagaimana menjaga agar efek buruk terhadap kesehatan tidak muncul, yaitu dengan jalan tidak mengkonsumsinya secara berlebih dan dalam jangka panjang yang terus menerus.
Apa lagi yang digunakan untuk mengusir rasa kantuk. Sesekali mungkin tidak apa-apa. Kalo terus menerus tentu saja akan merugikan tubuh. Untuk meminimalisir efek sampingnya, perlu tips dalam meminum kopi.
Tips dalam meminum kopi:
1. Perhatikan dosis kopi dan kandungan kafeinnya. Perhatikan juga obat yang berkafein yang kita minum. Jangan sampai kita kelebihan dosis dalam satu hari.
2. Kenali respon tubuh seperti gelisah, jantung berdebar, gangguan tidur, dan gangguan mood. Jika menderita gangguan tersebut segera hentikan mengkonsumsi kafein dan sebaiknya diperiksakan kedokter.
3. Kopi dapat berinteraksi dengan beberapa obat, sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter.
4. Wanita hamil, anak-anak, orang tua, dan penderita jantung, tekanan darah tinggi, ginjal, gula, stroke, sebaiknya tidak mengkonsumsi kopi.
5. Lakukan chek up secara berkala terutama ukuran tekanan darah, sehingga hipertensi secara dini dapat segera diketahui.
Sumber : Elfata edisi 11 vol 08 2008.



Entri Populer

My Video

Pesan Kebaikan

Powered by Blogger